Tuesday, March 12, 2013

Review : Aku Mau Saja Bilang Cinta, Tapi Setelah Itu Aku Harus Membunuhmu

Judul: Aku Mau Saja Bilang Cinta, Tapi Setelah Itu Aku Harus Membunuhmu
Pengarang: Ally Carter
Penerbit: Teenlit Gramedia
Tebal: 264 halaman

Cammie Morgan mungkin cewek genius, menguasai empat belas bahasa, jago mengurai kode rahasia tingkat tinggi, dan merupakan "harta" berharga CIA. Kadang ia bahkan merasa dirinya bisa menghilang. Untungnya, di Akademi Gallagher hal itu dianggap keren. Jelas saja, karena Akademi Gallagher sebenarnya sekolah mata-mata top secret.

Tapi soal cowok, Cammie benar-benar idiot. Ia nggak berkutik waktu Josh yang superkeren terang-terangan menatapnya di karnaval kota Roseville. Padahal saat itu Cammie sedang menjalankan misi Operasi Rahasia-nya yang pertama, padahal teman-teman sekelasnya pun nggak bisa melihat keberadaannya. 

Siapa cowok itu? Haruskah ia memeriksa sidik jari Josh, mengintai dan menyamar, mengerahkan kemampuan mata-matanya untuk menyelidiki cowok itu? Meskipun tahu Gallagher Girls nggak boleh berhubungan dengan cowok-cowok lokal di Roseville, Cammie sepertinya nggak bisa menolak daya tarik Josh, karena satu fakta penting ini: Josh melihatnya saat nggak seorang pun bisa melihatnya.




Menjadi mata-mata diusia muda pasti adalah hal yang keren,itulah yang dialami Cammie, cewek 15tahun yang bersekolah di Akademi Gallagher. Cammie dan kedua temannya Bex dan Liz memang sudah di didik untuk jadi mata-mata lihai.

Hingga Joe Solomon,guru Operasi Rahasianya memberikan misi kepada Cammie,Bex,dan Liz. Semuanya berjalan dengan lancar,walaupun Bex dan Liz tertangkap tapi Cammie berhasil menyelesaikan misinya,itulah yang dia pikirkan karena seorang Cowok melihat Cammie. Cammie berkenalan dengan cowok bernama Josh itu.
Cammie pikir Ia cowok biasa,dan ia bercerita kepada Bex dan Liz, yang percaya bahwa Josh adalah honeypot. Mereka melakukan serangkaian penelitian dan semua membuktikan bahwa Josh adalah cowok biasa dan Cammie jatuh cinta padanya.
Tapi Bex,Liz dan Cammie tidak pernah berusuan dengan cowok,kecuali Macey.


"Beritahu aku apa yang kau katakan padanya lagi? ,Malam itu saat kau memberitahu Josh kau ikut homeschooling". " Dia bertanya apakah aku ikut homeschooling dan aku bilang ya, untuk alasan keagamaan." "Dia sedang mencarimu,Cam" kata Bex. Keheningan meliputi kamu,itulah sebabnya kamu terlompat saat mendengar Macey McHenry berkata "Jadi,siapa nama cowok itu?" 

anak baru yang menyebalkan itu, Macey mengerti tentang cowok,Awalnya Cammie enggan membantu Macey,tapi Macey bilang Ia bisa membantu Cammie mendapatkan belahan jiwa.  Dengan dibantu Macey, Cammie mulai melakukan penyamaran menjadi gadis normal untuk dekat dengan Josh.

Tapi jadi gadis normal bukan hal yang mudah,ia harus bersikap dan berbicara senormal mungkin,karena seringkali Cammie kerap mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal saat bersama Josh.
Setelah berhasil untuk dekat dengan Josh, Cammie pergi berkencan untuk menonton bersama Josh dan mendapatkan ciuman dari Josh! Ya!Ciuman!

Dan pacaran dengan cowok normal juga bukan hal yang mudah,harus menyamar dan pergi keluar dari akademi Gallagher setiap ingin bertemu Josh. Dan bagaimana bisa Ia melihat Joe Solomon dan Ibunya pergi ke pesta dansa bersama?Kenapa ayah Bex melewatkan tiga kali call-in?Serta bagaimana Ia menutupi kebohongan yang pasti akan terungkap suatu saat?
---------------------
Cerita ini cukup menarik,walaupun terjemahanya agak sulit dicerna,tapi aku menikmati alurnya,beli bukunya dari tahun 2012 baru kesampaian dibaca 2013-_-. Penasaran sama buku ke #2 nya. 3 out of 5 star!

No comments:

Post a Comment